Daftar Blog Saya

Jumat, 16 November 2012

opini



Sandiwara “AMUK” Mendramatisasi “Amukan” Mahasiswa
Oleh: Fahrizul Ikram


Beberapa waktu lalu, dalam rangka menyambut  1 Muharam 1434 H, “AMUK” (Aliansi Mahasiswa Untuk Kebenaran) menggelar aksi keislaman yang membuat Mahasiswa STAIN ZCK terharu atas inisiatif mereka. Yaitu pembacaan surat Yasiin bersama-sama dihalaman kampus STAIN ZCK. Semangat dan antusias seluruh mahasiswa dari berbagai Prodi datang berbondong-bondong meninggalkan kelas untuk mengikuti acara tersebut. Sebab jarang sekali diadakannya hal-hal seperti ini di kampus. Semua mahasiswa yang menjunjung tinggi syariat islam kala itu tersenyum bahagia setelah melakukan dan menyaksikan pembacaan surat Yasiin dan Shalawat atas Nabi yang juga melengkapi acara tersebut. Setelah selesai, para Laskar “AMUK” memulai aksinya. Bersandiwara dihadapan seluruh mahasiswa yang menghadiri acara tersebut. Perca hitam melilit dikepala mereka, tertulis dengan tinta putih “AMUK”.
Mereka melakukan tuntutan yang ditujukan kepada PUKET III yang dinilai mereka tidak bertanggung  jawab atas kewajibannya. Dalam orasi ini, mereka melibatkan mahasiswa untuk ikut meng“AMUK” didepan pintu masuk kampus, menuntut PUKET III untuk menstabilkan keorganisasian mahasiswa demi menjaga kredibilitas kampus. Kemudian pada point selanjutnya mereka menuntut PUKET III untuk menertibkan mahasiswa yang melanggar kode etik mahasiswa. Menertibkan secara benar peran dan fungsi lembaga mahasiswa dikampus. Dan ditegakkannya syariat islam dikampus secara kaffah. Namun sayangnya, meski sandiwara mereka terlihat begitu dramatis tapi tak sedikit mahasiswa menyadari bahwa dirinya ditipu, dan secara bersamaan pula mereka dipaksa ikut meng”AMUK” didepan pintu kampus bersama laskar “AMUK”. Berdasarkan komentar dari beberapa mahasiswa, mereka mengatakan bahwa pada hari itu mereka diperintahkan oleh Laskar AMUK untuk menghadiri acara pembacaan Surat Yasiin di halaman kampus. Dan mereka tidak diberi tahu bahwa pada waktu yang bersamaan juga akan dilakukan orasi damai, yaitu tuntutan laskar AMUK terhadap PUKET III yang akan melibatkan mahasiswa-mahasiswa yang hadir diacara tersebut.  Jelas disini, ini merupakan penipuan  dalam sandiwara yang mereka buat.
Lebih disayangkan lagi, ibadah dijadikan sebagai  alat untuk menipu dalam persoalan-persoalan yang tidak berkaitan dengan syariat. Pepatah mengatakan “Ada udang dibalik Batu”, begitulah kata-kata yang cocok dalam realita tersebut. Ternyata ada niat terselubung dari penggelaran baca surat yasiin yang dilakukan bersama-sama itu. Sangat disayangkan sekali. Seharusnya niat ibadah itu semata-mata karena Allah swt, bukan karena suatu faktor yang lain. Dan pernyataan mereka yang mengatakan bahwa kampus melupakan atau mengacuhkan hari-hari besar syariat islam seperti peringatan 1 Muharaam diatas, merupakan akal-akalan peng“AMUK” agar memiliki pendukung untuk menyemarakkan tuntutan mereka dalam mempertahankan posisi suatu kelompok tertentu yang dianggap memiliki permasalahan dengan pihak yang bersangkutan yang telah disebutkan diatas. Jelas-jelas itu merupakan persoalan pribadi kelompok yang mungkin posisinya sedang tidak menguntungkan.
Jika kita lihat dari point-point tuntutan tersebut, permasalahan yang berupa kampus tidak menjalankan syariat islam dilingkungan kampus dengan sempurna itu bukanlah merupakan suatu permasalahan yang harus dibesar-besarkan. Jika memang kita ingin menghidupkan syariat islam didalam lingkungan kampus mengapa harus melakukan unjuk rasa seperti yang dilakukan para peng “AMUK” diatas. Karena itu adalah kegiatan yang memalu-malukan mahasiswa STAIN ZCK saja. Sebab pelaku-pelaku pelanggar syariat islam umumnya dari mahasiswa itu sendiri. Sebagai mana firman Allah swt, “Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang merubahnya” . untuk itu, kita sebagai mahasiswa yang merupakan agent perubahan dalam segala lini seperti yang dikatakan “AMUK”, hendaknya mengintrospeksi diri sebelum menyatakan anggapan suatu kebenaran. Karena yang sebenarnya yang akan menjadi bumerang bagi mahasiswa adalah perbuatan dan sikap mahasiswa itu sendiri yang tidak mencerminkan akhlak yang sesuai dengan sistem dan ketentuan-ketentuan yang berlaku dikampus STAIN ZCK Langsa.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar