Sandiwara “AMUK” Mendramatisasi “Amukan” Mahasiswa
Oleh: Fahrizul Ikram
Beberapa waktu lalu, dalam rangka menyambut 1 Muharam 1434 H, “AMUK” (Aliansi Mahasiswa
Untuk Kebenaran) menggelar aksi keislaman yang membuat Mahasiswa STAIN ZCK terharu atas inisiatif mereka. Yaitu pembacaan surat
Yasiin bersama-sama dihalaman kampus STAIN ZCK. Semangat dan antusias seluruh
mahasiswa dari berbagai Prodi datang berbondong-bondong meninggalkan kelas
untuk mengikuti acara tersebut. Sebab jarang sekali diadakannya hal-hal seperti
ini di kampus. Semua mahasiswa yang menjunjung tinggi syariat islam kala itu
tersenyum bahagia setelah melakukan dan menyaksikan pembacaan surat Yasiin dan
Shalawat atas Nabi yang juga melengkapi acara tersebut. Setelah selesai, para
Laskar “AMUK” memulai aksinya. Bersandiwara dihadapan seluruh mahasiswa yang
menghadiri acara tersebut. Perca hitam melilit dikepala mereka, tertulis dengan
tinta putih “AMUK”.
Mereka melakukan tuntutan yang ditujukan kepada
PUKET III yang dinilai mereka tidak bertanggung
jawab atas kewajibannya. Dalam orasi ini, mereka melibatkan mahasiswa
untuk ikut meng“AMUK” didepan pintu masuk kampus, menuntut PUKET III untuk
menstabilkan keorganisasian mahasiswa demi menjaga kredibilitas kampus.
Kemudian pada point selanjutnya mereka menuntut PUKET III untuk menertibkan
mahasiswa yang melanggar kode etik mahasiswa. Menertibkan secara benar peran
dan fungsi lembaga mahasiswa dikampus. Dan ditegakkannya syariat islam dikampus
secara kaffah. Namun sayangnya, meski sandiwara mereka terlihat begitu dramatis
tapi tak sedikit mahasiswa menyadari bahwa dirinya ditipu, dan secara bersamaan
pula mereka dipaksa ikut meng”AMUK” didepan pintu kampus bersama laskar “AMUK”.
Berdasarkan komentar dari beberapa mahasiswa, mereka mengatakan bahwa pada hari
itu mereka diperintahkan oleh Laskar AMUK untuk menghadiri acara pembacaan
Surat Yasiin di halaman kampus. Dan mereka tidak diberi tahu bahwa pada waktu
yang bersamaan juga akan dilakukan orasi damai, yaitu tuntutan laskar AMUK
terhadap PUKET III yang akan melibatkan mahasiswa-mahasiswa yang hadir diacara
tersebut. Jelas disini, ini merupakan
penipuan dalam sandiwara yang mereka
buat.
Lebih disayangkan lagi, ibadah dijadikan
sebagai alat untuk menipu dalam
persoalan-persoalan yang tidak berkaitan dengan syariat. Pepatah mengatakan
“Ada udang dibalik Batu”, begitulah kata-kata yang cocok dalam realita tersebut.
Ternyata ada niat terselubung dari penggelaran baca surat yasiin yang dilakukan
bersama-sama itu. Sangat disayangkan sekali. Seharusnya niat ibadah itu
semata-mata karena Allah swt, bukan karena suatu faktor yang lain. Dan pernyataan
mereka yang mengatakan bahwa kampus melupakan atau mengacuhkan hari-hari besar
syariat islam seperti peringatan 1 Muharaam diatas, merupakan akal-akalan peng“AMUK”
agar memiliki pendukung untuk menyemarakkan tuntutan mereka dalam
mempertahankan posisi suatu kelompok tertentu yang dianggap memiliki permasalahan
dengan pihak yang bersangkutan yang telah disebutkan diatas. Jelas-jelas itu
merupakan persoalan pribadi kelompok yang mungkin posisinya sedang tidak
menguntungkan.
Jika kita lihat dari point-point tuntutan
tersebut, permasalahan yang berupa kampus tidak menjalankan syariat islam
dilingkungan kampus dengan sempurna itu bukanlah merupakan suatu permasalahan
yang harus dibesar-besarkan. Jika memang kita ingin menghidupkan syariat islam
didalam lingkungan kampus mengapa harus melakukan unjuk rasa seperti yang
dilakukan para peng “AMUK” diatas. Karena itu adalah kegiatan yang
memalu-malukan mahasiswa STAIN ZCK saja. Sebab pelaku-pelaku pelanggar syariat
islam umumnya dari mahasiswa itu sendiri. Sebagai mana firman Allah swt, “Allah
tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang merubahnya” .
untuk itu, kita sebagai mahasiswa yang merupakan agent perubahan dalam segala
lini seperti yang dikatakan “AMUK”, hendaknya mengintrospeksi diri sebelum
menyatakan anggapan suatu kebenaran. Karena yang sebenarnya yang akan menjadi
bumerang bagi mahasiswa adalah perbuatan dan sikap mahasiswa itu sendiri yang
tidak mencerminkan akhlak yang sesuai dengan sistem dan ketentuan-ketentuan
yang berlaku dikampus STAIN ZCK Langsa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar